Cara Belajar Bahasa Asing Untuk Orang Dewasa

gambar tersebut menyebutkan tentang cara belajar bahasa asing gambar tersebut menyebutkan tentang cara belajar bahasa asing

Cara Belajar Bahasa Asing Untuk Orang Dewasa

Berlawanan dengan asumsi umum, tidak ada kata terlambat untuk belajar bahasa.

Jika Anda bermimpi menjadi bilingual, jangan biarkan usia menghalangi langkah Anda. Jadikan prosesnya lebih menyenangkan dengan tips berikut ini:

Temukan motivasi Anda untuk belajar bahasa baru

Menyesal karena dulu tidak memperhatikan pelajaran Bahasa Mandarin di SMA? Coba ingat kembali apa alasannya. Mungkin Anda mengikuti kelas tersebut karena tidak ada pilihan, ingin nilai yang bagus, atau untuk memenuhi persyaratan kelulusan. Linguis menyebut dorongan ini sebagai "motivator ekstrinsik", tetapi orang-orang yang sukses dalam mempelajari bahasa adalah mereka yang termotivasi "secara intrinsik", yaitu yang benar-benar serius belajar karena diri mereka sendiri. Jadi pilihlah bahasa yang ingin Anda kuasai, baik untuk digunakan saat liburan atau hanya duduk di sofa sambil menonton serial berbahasa asing.

Pilih alat bantu pembelajaran Anda (aplikasi)

Mungkin akan membutuhkan proses pasang (install) copot (uninstall) berkali-kali hingga Anda menemukan aplikasi yang tepat untuk Anda. Anda dapat mempertimbangkan aplikasi belajar bahasa populer seperti Duolingo dan Babbel untuk meningkatkan kemampuan Anda. Jika Anda sering menghabiskan waktu berjam-jam bermain ponsel, Anda mungkin akan ketagihan menggunakan aplikasi ini. Aplikasi lainnya seperti Rosetta Stone dan Pimsleur mungkin kurang populer tetapi keduanya berfokus pada satu aspek belajar, berbicara dan mendengarkan.

Anda juga bisa mempertimbangkan kelas berbasis percakapan di Italki atau Idlewild dan menggunakan buku teks. McGraw Hill dan Barron's menawarkan buku teks, panduan tata bahasa, dan buku kerja yang dilengkapi dengan kunci jawaban untuk referensi dan koreksi. Namun, Anda mungkin lebih menikmati membaca cerita anak-anak, dengan kosakata sederhana dan narasi yang mudah dipahami.

Fokus dalam belajar

Perdalam bahasa yang ingin Anda kuasai dengan cara menonton film atau mendengarkan lagu dalam bahasa tersebut sesering yang Anda bisa, meskipun hanya diputar di latar belakang. Secara berkala, lihat sekeliling Anda dan lihat berapa banyak hal yang dapat Anda sebutkan dalam bahasa yang Anda pelajari. Anda juga bisa memberi label pada barang-barang di rumah dengan kata-kata dalam bahasa pilihan Anda sehingga Anda secara tidak sadar akan terbiasa dan mempelajarinya.

Bersosialisasi sambil mempelajari bahasa baru

Mempraktikkan bahasa dengan orang lain membantu memperlancar kemampuan berbicara dan membiasakan Anda dalam mengungkapkan pikiran. Anda tidak harus berbicara dengan penutur asli, meskipun berbagai situs web dan aplikasi, gratis atau berbayar, seperti languageexchange.com, HelloTalk, dan TalkAbroad dapat menghubungkan Anda dengan mereka.

Jangan terlalu fokus dengan kesalahan Anda

Jika diperhatikan, anak-anak sering melakukan kesalahan kecil dalam belajar bahasa. Misalnya, dalam Bahasa Inggris, mereka akan berkata, “I goed to school” atau “I played with other childs.”. Kesalahan ini terjadi bukan karena mereka tidak bisa atau bodoh, tetapi karena pemahaman mereka mengenai peraturan dalam tata bahasa: Penambahan akhiran "-ed" pada kata kerja bentuk lampau, dan akhiran "-s" untuk mengubah kata benda tunggal menjadi jamak dan lain-lain. Meskipun anak-anak sering keliru dalam menerapkan aturan ini, mereka dengan cepat akan memahami polanya dan menggunakannya dengan tepat. Hal inilah yang dilakukan pembelajar sukses ketika mencari tahu bagaimana cara mempelajari bahasa baru.

Kadang-kadang Anda akan membuat kesalahan yang sama saat bertemu dengan kata kerja tidak beraturan atau pengecualian dari aturan tersebut. Namun, kemungkinan Anda benar akan lebih banyak. Bahkan ketika Anda terbata-bata, penutur asli dan mereka yang fasih akan memahami maksud Anda.

Belajar sambil lalu

Mungkin hal ini terdengar kontra intuitif, tetapi Anda lebih mudah belajar bahasa saat Anda tidak terlalu fokus untuk mempelajarinya. Jadi, alih-alih menatap daftar kosakata saat belajar, lihat saja kata-kata tersebut sambil lalu saat Anda mendengarkan musik instrumental. Atau sambil menikmati makanan dan minuman khas negara yang bahasanya sedang Anda pelajari untuk lebih dekat dengan budaya dan tradisinya--Anda juga bisa mengekspresikan rasa dalam bahasa tersebut. Atau nyalakan takarir dalam bahasa yang Anda pelajari bahkan saat Anda menonton TV dalam bahasa Indonesia.

Jangan mencurahkan perhatian Anda sepenuhnya pada takarir—nikmati saja ceritanya dan serap sebisa Anda. Semakin sedikit stres yang Anda rasakan, semakin banyak yang bisa Anda pelajari.