6 Permainan Tahun 90 an yang Sudah Tergantikan Oleh Teknologi Canggih Game Berbasis Online

permainan permainan
Permainan tradisional yang sering dimainkan pada anak-anak zaman dulu sepertinya sudah mulai punah dan dilupakan. Apalagi munculnya era digital banyak permainan baru yang muncul dan banyak diminati oleh anak-anak karena teknologinya yang jauh lebih canggih. Sekarang permainan anak-anak itu bernuansa outline. Bukan hanya permainan berbasis online tetapi hadirnya platform YouTube yang juga membuat orang semakin mudah untuk mengakses segala informasi tak terkecuali anak-anak untuk menggunakan YouTube sebagai hiburan mengisi waktu luang. Permainan zaman dulu yang digunakan untuk berkumpul bersama teman sekarang sudah digantikan oleh video-video yang lebih menarik perhatian di media sosial. Ada beberapa permainan anak-anak pada tahun 90-an atau tahun 2000-an yang lebih seru dimainkan dibandingkan dengan permainan berbasis online. Yuk kita simak Apa saja permainan yang dimainkan zaman dulu. 1. Bola Bekel Permainan pertama yang sering dimainkan adalah permainan bola bekel yang merupakan favorit bagi anak perempuan. Permainan bola bekel ini dimainkan secara kelompok yang terdiri dari beberapa orang yang menggunakan satu buah bola beserta 4 biji bekel. Permainan ini dilakukan dengan cara melemparkan bola lalu sebelum bola itu ditangkap seseorang harus mengambil biji satu persatu secara bertahap dan kemudian menangkap bola. Jika bola bekel yang dilemparkan memantul berkali-kali maka dianggap kalah dan harus berhenti. Permainan ini dikenal untuk melatih kefokusan bagi siapa saja yang memainkan. Ini permainan bola bekel sudah sangat jarang dimainkan oleh anak-anak khususnya anak perempuan. 2. Ular Naga Yang kedua adalah permainan ular naga panjang yang merupakan permainan tradisional yang biasa dimainkan oleh anak-anak yang duduk di SD atau TK dan sering dimainkan ketika waktu istirahat tiba. Permainan olahraga panjang ini dilakukan dengan dua orang yang membentuk lorong menggunakan tangan dan tim lainnya akan berjalan melewati lorong sambil membawakan lagu ular naga. Permainan ini cukup mengasyikkan di mana ketika selesai menyanyikan lagu ular naga panjang maka orang terakhir yang berdiri di bawah lorong akan ditangkap oleh si penjaga dan dinyatakan kalah. 3. Petak Umpet Permainan berikutnya yang juga tak kalah seru dan sering sekali dijadikan opsi permainan pada zaman dahulu adalah permainan petak umpet. Ya permainan yang sangat populer di kalangan anak kecil pada tahun 2000-an ini dimainkan secara berkelompok. Satu orang akan berjaga dan menutupkan mata sedangkan yang lain akan mengumpat di daerah yang sudah ditentukan. Biasanya si penjaga akan berhitung untuk memberikan waktu para pemain untuk bisa mengumpat ketika selesai menghitung maka penjaga akan mencari di manakah mereka mengumpat. 4. Congklak Selanjutnya permainan ke-4 yang sering menjadi idola para anak-anak adalah permainan congklak yang juga merupakan favorit bagi anak perempuan. Tetapi jangan dulu bukan hanya perempuan yang menyukai permainan coklat ini tetapi juga laki-laki bahkan orang dewasa sekalipun sering menjadikan congklak sebagai teman mengisi waktu luang. Jika kebanyakan permainan anak pada zaman dahulu dilakukan secara berkelompok permainan congklak ini hanya dilakukan oleh dua orang dengan menggunakan papan yang sudah diberi lubang dan menata butiran biji congklak di setiap lubangnya dan menjalankannya satu persatu. 5. Kelereng Selanjutnya adalah permainan kelereng yang merupakan permainan favorit bagi anak laki-laki. Tapi balik lagi permainan tradisional zaman dahulu bisa dimainkan oleh siapa saja dari berbagai kalangan. Permainan kelereng sendiri ini diawali dengan melemparkan satu kelereng yang yang dipilih oleh pemain sebagai kelereng andalan dan yang lainnya disusun di atas tanah. Bagi kelereng yang bisa keluar dari lingkaran pembatas maka menjadi milik si pemain dan pemain itu dinyatakan menang. 6. Layang-Layang Permainan selanjutnya yang tak kalah seru dimainkan adalah permainan layang-layang yang sangat seru dimainkan dengan menerbangkan layang-layang di pagi atau sore hari. Permainan layang-layang ini merupakan permainan yang cukup melatih kesabaran agar bisa menerbangkan layang-layang ke atas langit dengan situasi angin yang berbeda-beda setiap harinya. Hebatnya anak-anak ini bisa membuat layangan sendiri yang dibuat melalui kerangka bambu yang akan dibalut dengan kertas minyak. Lalu pelayanan ini akan diterbangkan dengan menggunakan senar tali yang ada beberapa jenis dan ketika sudah sampai di atas langit maka akan diaduk dengan layangan lainnya yang sudah berada di atas langit. Bermain layang-layang ini juga memiliki teknik khusus yang harus dipelajari secara rutin dan langsung dipraktekkan ketika menerbangkan layang-layang. Itulah 6 permainan pada zaman dhulu yang sudah tergantikan oleh permainan berbasis online.